|
|
| |
| |
PASTEURELLAOSIS |
| |
Menyebabkan kerugian dalam bentuk kematian dan penurunan berat badan |
| |
Mordibiliti - 40% |
| |
Mortaliti - 50% |
| |
Dewasa (bentuk pneumonia) |
| |
Anak (bentuk sapticamia) |
| |
Cara jangkitan |
| |
- Pernafasan - menyedut udara tercemar
- Makanan tercemar
- Anak menyusu ibu bermastisis (mengandungi P. Hemolytica)
|
| |
Faktor Pemangkin Penyakit |
| |
- Bebanan parasit tinggi
- Stress - pengangkutan, aktiviti penternakan
- cuaca yang tidak menentu
|
| |
Tanda Klinikal |
| |
- Wabak bermula dengan kematian mengejut
- Anak - kematian mengejut berterusan sepanjang wabak
- Dewasa - tanda-tanda pernafasan lebih nyata, collapse bila keluar padok
- Tanda-tanda lain
- Sukar bernafas
- Mulut berbuih
- Batuk
- Nasal discharge (cecair dari hidung)
- Kematian 12 jam selepas tanda
|
| |
Rawatan |
| |
- Antibiotik (Penicillin, oxytetracyline, streptomycin, sulfur drug, ampicillin)
- Rawatan sokongan (Multivitamin, cecair jika dehidrasi)
|
| |
Kawalan |
| |
- Vaksinasi
- Pengudaraan kandang - baik
- Kurangkasn stress
- Kurangkan bebanan cacing
- Asingkan ternakan yang sakit dan berikan rawatan awalan.
|
|
| |
PREGNANCY TOXAEMIA |
| |
Penyakit merbayaha yang boleh menyebabkan kematian pada bebiri yang sarat bunting |
- Terdapat ketone body di dalam darah
- Kadar glycogen yang rendah dlam hati
- Ketone body dalam air kencing
|
|
| |
Nama lain penyakit ini |
- Twin lamb sickness
- Ketosis
- Pregnancy disease
- Anterpartum Paralysis
|
|
| |
| |
Ibu yang bunting kembar mudah kena dengan penyakit ini. |
| |
Faktor Pemangkin Penyakit |
- Kualiti/kuantiti makanan menurun dengan mendadak
- Pengambilan protein dan mineral yang rendah, pengambilan air yang tinggi dan mutu pastura yang rendah.
|
| |
Tanda Klinikal |
- Berlaku mengejut
- tidak sedar
- jalan tanpa haluan (circling)
- Head pressing
- Mata tiada refleks
- Telinga, otot keliling mata bergerak secara berselang seli
- Kejang kepala, leher, kaki, jatuh bila cuba berjalan
- Kepala mendongak keatas
- Lendir kuning dari hidung
- Lumpuh selepas 2/3 hari
- Mati selepas 2-6 hari menunjukkan tanda
- Kes serius, jatuh dan terus mati.
|
| |
Rawatan (sebaik sahaja tanda-tanda) |
- Suntikan glukosa (larutan glukosa 40%) , 4-5 ml/kg, i.v atau s.c
- Glycerin atau glycerol 4-5 ml/kg, oral setiap hari
- Jika tiada glycerin - sodium propionate/propylene glycol
- Rawat sehingga ternakan boleh/mahu makan sendiri
|
| |
Kawalan |
- Kuantiti/kualiti makanan sentiasa mencukupi
- Ibu pembiak jangan terlalu gemuk
- Tingkatkan kadar pemakanan secara perlahan-lahan (tidak mengejut)
- Kurangkan bebanan cacing
|
| |
ENTEROTOXAEMIA |
| |
Juga dikenali sebagai pulpy kidney. Penyakit toksemia akut kepada ruminan. |
| |
Faktor Pemangkin Penyakit |
- Bakteria Clostridium perfringens type D
- Dalam keadaan biasa, bakteria ini berada di dalam usus dalam bilangan yang kecil
- Apabila ternakan makan makanan yang bermutu terlalu tinggi (konsentrat atau pastura subur), ia membiak dengan cepat yang membebaskan racun yang banyak.
|
| |
Tanda Klinikal |
- Anak
- Berlaku mendadak (2-12 jam)
- Kebanyakan mati tanpa tanda
- Tanda-tanda awal
- Monyok, sugul dan tiada selera
- Pergerakan pada otot-otot muka
- Kes Akut
- Konvulsi (sawan)
- Mulut berbuih
- Diarea berwarna hijau
- Terbaring
- Mati mengejut
- Dewasa
- Tahan lebih 24 jam
- Huyung hayang dan knuckling
- Pernafasan pendek/cepat
- Menguyah, mengisar/ grinding gigi
- Menggelatar
- Kembung (peringkat akhir)
- Penemuan P.M
- Ginjal - uraididi/autolyse, toksin dalam usus, glukosa dalam air kencing
|
| |
Rawatan |
- Rawatan adalah sukar kerana 90% akan mati
- Rawatan awal dengan
- Suntikan antitoksin, hyperimmune serum
- Suntikan Sulphadimidine
- Suntikan antibiotik berspektrum luas
- Suntikan antihistamin
- Suntikan kalsium borogluconate
|
| |
Kawalan |
- Elakkan memberi makanan bermutu secara tiba-tiba
- Memberikan vaksinasi
|
| |
COCCIDIOSIS |
| |
Penyakit yang mempunyai modibiliti yang tinggi dan cepat membiak. Biasa pada anak/weaner 3-6 bulan. |
| |
Cara Jangkitan |
- Makanan dan minuman yang tercemar
- Faktor Penggalak:
- Terlalu sesak
- Kandang lembab dan kotor, tidak dibasmi kuman
- Bebanan cacing
- Makanan kurang bermutu
|
| |
Tanda Klinikal |
- Diarea
- Najis berbau dan mengandungi darah
- Anoreksia dan anemia
- Lemah dan dehidrasi
- Serangan saraf - lemah dan lumpuh bahagian belakang
- Kurus dan mati
|
| |
Rawatan |
- Sulphamezathine(Sulphadimidine) tiap-tiap hari (3 -5 hari)
- Rawatan sokongan Vitamin B complex
|
| |
Kawalan |
- Kebersihan lantai kandang
- Kurangkan kesesakan
- Ragutan pusingan
- Anticoccidia dalam air minuman
- Program pengambilan dan analisis sampel tinja
|
|
| |
| |
MELIOIDOSIS |
| |
Bakteria Pseudomonas pseudomallei. Penyakit ini boleh mengjangkiti manusia |
| |
Faktor Pemangkin Penyakit |
- Melalui air / water-borne infection.
- Najis ternakan yg dijangkiti
|
| |
Tanda Klinikal |
- Anoreksia/tiada selera makan
- Tempang, terbaring
- Demam ringan
- Tanda-tanda pernafasan - kerap batuk, cecair pekat kuning dari hidung
- Tanda-tanda saraf - berjalan berpusing, konvulsi, kepala terteleng, mata terbeliak, buta, terlalu sensitif terhadap rangsanagan luar
- Nodus limfa dan testis membengkak
|
| |
Rawatan |
- Tidak digalakkan - singkir ternakan yang berpenyakit
- Jika rawatan ingin dijalankan - antibiotik terramycin boleh digunakan
|
| |
Kawalan |
- Saringan dengan ujian serologi di makmal ternakan positif hendaklak disingkirkan.
- Disinfek kawasan/kandang yang didiami ternakan positif.
- Rawat air minuman.
|
| |
BRUCELLOSIS |
| |
Bebiri - Brucella ovis, Kambing - Bucella melitensis |
| |
Faktor Pemangkin Penyakit |
- Punca utama -kandungan uterus : fetus, plansenta, membran fetus, cairan uterus Jangkitan dlm gerompok.
- Makanan & minuman tercemar.
- Melalui luka, mata, puting susu (ketika memerah).
|
| |
Tanda Klinikal |
- Keguguran pd bunting sarat, > 3½ bulan
- lekat uri, metritis, tidak subur
- Jantan -orchitis, epididymitis
- Tanda-tanda pernafasan - kerap batuk, cecair pekat kuning dari hidung
- Tanda-tanda saraf - berjalan berpusing, konvulsi, kepala terteleng, mata terbeliak, buta, terlalu sensitif terhadap rangsanagan luar
- Nodus limfa dan testis membengkak
|
| |
Rawatan |
- Terramycin (mungkin)
- Disaran musnahkan sahaja, elak jangkitan
|
| |
Kawalan |
- Disinfek & kosongkan kandang/padok ragutan tempat keguguran berlaku selama 3 bulan
- Amalan pengurusan yang baik, kawal pergerakan ternakan.
- Saringan penyakit / ujian serologi CFT/RBPT -tahunan, ternakan dibawa masuk, kes gugur - Singkir/musnah CFT positif.
- Vaksinasi
|
| |
FMD (Foot and Mouth Disease) |
| |
1.Terramycin (mungkin) Entero virus -Serotype O, A, C, SAT 1, SAT 2, SAT3, ASIA 1 |
| |
Faktor Pemangkin Penyakit |
- Punca -susu, najis, air kencing, darah, air liur, cairan daripada vesikel
- Udara, sentuhan.
- Ternakan Makanan tercemar.
- Pergerakan ternakan / manusia.
- Virus dlm daging yg belum dimasak
|
| |
Tanda Klinikal |
- Demam (40 -41°C).
- Anoreksia, sugul.
- Bengkak gusi/mulut, lidah dan gusi merah, kering dan panas.
- Susah/sakit untuk mengunyah makanan.
- Air liur meleleh (drooling).
- Vesikel pd gusi, lidah, kawasan/celah kuku, ambing susu.
- Pincang, rebah, mati.
- Pengeluaran susu menurun
|
| |
Rawatan |
|
| |
Kawalan |
- Pengharaman sembelih di kawasan terlibat.
- Sekatan pergerakan ternakan keluar/masuk kawasan terlibat.
- Membuat kuarantin.
- Vaksinasi
- Sempadan Thailand -program tahunan sebagai buffer zone / immune belt.
- Kawasan di isytihar wabak
- Disinfektan sesuai untuk membersih kandang, kenderaan, foot bath.
- Pergerakan kenderaan / manusia ke paras minimum.
|
| |